Maksud dan Tujuan

Maksud diselenggarakannya Simposium ini adalah untuk membahas hal-hal yang mendasar terkait dengan Grand Strategi Polmas 10 th kedepan yang merupakan cermin dari Profil Polisi yang berwatak sipil, profesional cerdas bermoral dan patuh hukum dalam masyarakat yang demokratis.

Tujuan diadakannya Simposium adalah:

  1. Menginspirasi dan mendorong anggota ISI untuk terus berkarya dan menunjukkan inovasi yang kompetitif dalam membangun citra Polri di mata masyarakat.
  2. Menemukan langkah-langkah nyata sebagai implementasi menuju perubahan Polri untuk mengimplentasikan polmas kedepan dan mewujudkan Polri sebagai polisi yang berwatak sipil yang profesional, cerdas, bermoral dan patuh hukum dalam rangka menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Output yang ingin dihasilkan

  1. Melalui Simposium ini diharapkan dapat disusun buku biru (blue print) sebagai Grand strategi polmas 10 th kedepan, yang menjadi panduan dalam pelaksanaan wewenang dan tugas Polri sebagai salah satu komponen utama pemelihara kamtibmas, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum.
  2. Dalam tahap selanjutnya melalui simposium ini dapat terwujud harapan untuk membangun nilai sehingga semakin dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap Polri.

Ruang Lingkup

Simposium ini akan dibagi  dalam dua bagian , bagian pertama adalah pemaparan dari pakar, pejabat polri, JICA, Proyek JICA di bekasi , penyuluhan petugas BKPM maupun anggota FKPM.Pada bagian ini kaya pemaparan untuk pencerahan dan menginspirasi para anggota ISI / peserta simposium sebagai bahan masukan dalam diskusi. Pada bagian kedua adalah diskusi untuk membahas tentang grand design polmas 10 th kedepan yang mencakup : Postur polmas secara internal, postur polmas konteks masyarakat pengembangan BKPM, manajemen dan opsnal polmas.

Pelaksanaan Simposium akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yaitu hari pertama adalah Paparan dan Diskusi dan hari kedua adalah Pembacaan Hasil Notulen dan Perumusan Rekomendasi Simposium. Hasil yang telah didiskusikan tersebut akan dibuat sebagai sumbangan pemikiran bagi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.